Olah Raga

Layangan Tafisa Sukses Pecahkan Rekor Dunia

Jakarta – Tafisa Media Center (7/10/2016) – Sorak sorai mengiringi terbangnya layangan daun terbesar di dunia, Kaghati. Ratusan penonton di ajang Jakarta International Kite Festival 2016 di Jakarta Garden City, Jakarta Timur beteriak gembira saat layangan selebar 15 meter persegi itu mengudara. Penonton sempat deg-degan saat layang-layang daun rangka bambu ini bersiap diterbangkan. Kencangnya angin sempat membuat layangan ini agak sulit “ditenangkan”. Akhirnya tepat pukul 15.20 WIB, layangan asal kabupaten Muna, sulawesi Tenggara itu mengudara. Ia bergerak lincah diantara puluhan layang-layang dari berbagai negara yang menghiasi langit Jakarta sore itu. Hanya perlu 20 menit untuk bisa memecahkan rekor dunia, dan kaghati telah sukses melewati batas itu. Ketua Yayasan Masyarakat ...

Tafisa World Games 2016, Olahraga hingga Peningkatan Kualitas Manusia

Oleh: M. Samsul Arifin (Peneliti Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi) MULAI tanggal 6 sampai 12 Oktober 2016, di Jakarta digelar Tafisa World Games (TWG). Event akbar ini menjadi momentum strategis sebagai ajang olahraga rekreasi hingga meningkatkan kualitas manusia. Sebuah event langka yang belum tentu 5 atau 10 tahun mendatang ada di Indonesia ini harus kita semarakkan. Indonesia didapuk menjadi tuan rumah TWG 2016 pada General Assembly Tafisa di Turki (11/11/2011) lalu. Penunjukan Jakarta, Indonesia, ini telah melalui proses panjang. Dari puluhan negara yang mengajukan diri menjadi tuan rumah TWG 2016, Indonesia mendapatkan kepercayaan emas untuk menggelar event olahraga rekreasi terbesar sejagad. Kepercayaan ini menjadi pertaruhan nama baik Indonesia. Maka, gelaran TWG 20...

Tafisa World Games 2016, Kita Pasti Bisa

Oleh: M. Samsul Arifin (Peneliti Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi) HARI itu, Kamis 6 Oktober 2016, di Jakarta akan digelar pembukaan Tafisa World Games (TWG). Ajang menampilkan wajah kekayaan ragam olahraga rekreasi tiap negara di dunia ini menjadi momentum emas bagi Indonesia untuk tampil kian mempesona di mata bangsa-bangsa lain. Untuk menyambutnya, kita perlu optimisme bahwa kita pasti bisa. Beberapa hari yang lalu, saya membaca sebuah artikel di kompasiana yang menyiratkan pesimisme akan berlangsungnya TWG 2016 di Indonesia. Artikel itu ditulis dan dipublikasikan tahun lalu. Sang penulis itu, atas dasar tahun lalu yang dinilai belum adahingar bingar pemberitaan mengenai persiapan even sejagad, menilai pesimis acara ini bisa berlangsung sukses dan lancar. Kekhawatiran p...

Lima Cabang Olahraga Baru Akan Dilombakan di Olimpiade Tokyo 2020

Komite Olimpiade Internasional, Tetapkan Lima Cabang Olahraga Baru Untuk Dilombakan di Olimpiade 2020 Jakarta- Komite Olimpiade Internasional (IOC/International Olympic Committe) melalui Dewan Eksekutif sepakat untuk melombakan lima cabang olahraga baru (Cabor), kesepakatan ini dibuat bulan Juni 2016 lalu. Cabor baru yang akan dilombakan di Olimpiade 2020 adalah Skateboard, Surfing, Sports Climbing, Karate dan Bisbol/Sofbol. “Ini akan membuat Olimpiade Tokyo sebagai salah satu Olimpiade paling inovatif sepanjang sejarah,” kata Wakil Presiden IOC, John Coates. Untuk cabang bisbol dan sofbol, diusulkan akan diselenggarakan di Yokohama, di mana masing-masing akan memiliki kompetisi yang melibatkan enam tim. Sebelumnya, cabang olahraga ini terakhir tampil di Olimpiade di Beijing pa...

Geopolitik Global dan Regional

ADA yang menarik dalam World Order, buku terbaru yang ditulis Henry Kissinger. Dalam pengantar bukunya, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat periode 1973-1977 dan pemenang Nobel Perdamaian 1973 itu mengungkapkan keteraturan dunia lahir dari keseimbangan antara dua hal yang terkadang digambarkan sebagai dua kutub yang saling bertentangan, tapi saling tergantung dan memengaruhi, yaitu order dan freedom. Order (keteraturan) tanpa freedom (kebebasan) pada akhirnya akan membawa kekacauan atau pemberontakan, sedangkan kebebasan tidak dapat dipertahankan tanpa kerangka ketertiban untuk menjaga perdamaian itu sendiri. Ungkapan tersebut merupakan analisis dan kesimpulan filosfofis terhadap dinamika geopolitik di berbagai kawasan dunia. Geopolitik global, regional Pandangan tersebut tentu perl...

Negeri Kura-Kura

ADA yang menarik dalam World Order, buku terbaru yang ditulis Henry Kissinger. Dalam pengantar bukunya, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat periode 1973-1977 dan pemenang Nobel Perdamaian 1973 itu mengungkapkan keteraturan dunia lahir dari keseimbangan antara dua hal yang terkadang digambarkan sebagai dua kutub yang saling bertentangan, tapi saling tergantung dan memengaruhi, yaitu order dan freedom. Order (keteraturan) tanpa freedom (kebebasan) pada akhirnya akan membawa kekacauan atau pemberontakan, sedangkan kebebasan tidak dapat dipertahankan tanpa kerangka ketertiban untuk menjaga perdamaian itu sendiri. Ungkapan tersebut merupakan analisis dan kesimpulan filosfofis terhadap dinamika geopolitik di berbagai kawasan dunia. Geopolitik global, regional Pandangan tersebut tentu perl...