Gaya Hidup

Kala Youtube Menjuarai Platform Sosial

SIAPA sangka, Youtube pada tahun 2017 ini terbesar penggunanya dibanding platform sosial lainnya. Sebelumnya, platform BBM dan Facebook yang memiliki pengguna paling besar di tanah air. Perubahan ini membawa tren baru perilaku netter di Indonesia. Akhir Januari 2017 lalu, lembaga riset marketing digital global We Are Social mengeluarkan laporan tahunan, yang menarik untuk dicermati. Lembaga itu merilis tentang penetrasi dan penggunaan smartphone di tiap negara, termasuk Indonesia. Dalam rilisnya, Youtube dinobatkan sebagai platform sosial yang paling aktif di tanah air, dengan raihan 49 persen dari total penetrasi. Ini berbeda kala (Januari) tahun 2016, BBM yang teratas dengan raihan 19 persen; dan kala tahun 2015, Facebook yang dinobatkan sebagai platform sosial paling diminati, dengan ra...

Lawan Hoax dan Fitnah‎, Komunikonten Gelar Diskusi di Dewan Pers dan Aksi di Hari Bebas Kendaraan

Berita bohong dan fitnah semakin banyak beredar. Akibatnya semua merasakan, masyarakat mulai saling mencurigai, dan ini mengancam keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Atas dasar itu, Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi mengadakan diskusi dengan tema “Strategi Menang Melawan Hoax dan Fitnah”, di Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu, 25 Januari 2017, pukul 13.30 – 16.30 WIB. Konfirmasi kehadiran bisa menghubungi 085201459950 (Samsul) atau 083874628589 (Nurul) Narasumber yang dipastikan hadir adalah: Dr. ‎ Unifah Rosyidi (Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia), Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf (Pokja Revolusi Mental, Mantan Dirut LKBN ANTARA), Yosep Adi Prasetyo (Ketua Dewan Pers), dan Hariqo Wibawa Satria (Direktur Eksek...

Lawan Fitnah dan Hoax, Komunikonten Gelar Diskusi dan Aksi Lapangan

JAKARTA – Media sosial dewasa ini banyak diwarnai berita palsu/ hoax dan fitnah. Ia bukan sekadar polusi udara yang mengotori oksigen yang kita hirup, tapi juga jadi racun yang bisa merusak persaudaraan dan persatuan bangsa. Menyikapi ini, Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi mengadakan Diskusi dan Kampanye Aksi pada Car Free Day. Diskusi ini akan diadakan pada Rabu, 25 Januari 2017, pukul 12.30 – 17.00 WIB, di Aula Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No. 32-34 Jakarta Pusat. Narasumbernya, Yosep Adi Prasetyo (Ketua Dewan Pers), Dr. Unifah Rosyidi (Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia – PGRI), Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf (Pokja Revolusi Mental, Mantan Dirut ANTARA), Hariqo Wibawa Satria (Komunikonten), dan Husein Sanusi (Editor Tribunnews.com) sebagai moderator. Diskusi ini meng...

Menulis Mengubah Dunia

Oleh: M. Samsul Arifin MENULIS mengubah dunia, adalah kalimat yang tak berlebihan. Melalui tulisan, banyak hal bisa terjadi, banyak hal mengalami perubahan. Banyak kasus terjadi di dunia karena bermula dari tulisan. Banyak pula tokoh-tokoh di dunia memulai gagasan perubahannya melalui tulisan. RA Kartini, adalah salah satu contoh tokoh tersebut. Melalui tulisannya, ia menggugat stigma yang diberikan kala itu kepada perempuan Indonesia. Bahwa perempuan-saat itu-dianggap hanya berada di dapur dan kasur. Karena stigma itu seorang anak perempuan dianggap tak layak memperoleh pendidikan yang lebih tinggi. Tak ayal, ada kelakar bahwa wanita itu harus wani ditata (harus bisa diatur) oleh para kaum lelaki. Melalui tulisan, ia hendak memperjuangkan kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam pendidika...

Literasi Digital Untuk Kita, Filter Konten Dan Bayar Pajak Untuk Raksasa Digital

Oleh: Hariqo Wibawa Satria (Direktur Eksekutif Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi) Si A marah pada si B, karena postingan si B di media sosial. “Kalo kamu gak suka adik saya, jangan sindir fisiknya, dan jangan fitnah dong, kan bisa japri”, tulis si B menyerang si A. Hampir setiap kita pernah tersinggung, geram akibat postingan di medsos atau konten di internet?.  Medsos bisa mempererat persahabatan, sebaliknya bisa juga merubuhkan bangunan NKRI. Jadi, belum tentu membuat atau menyebar konten yang seakan menguntungkan kita, juga menguntungkan NKRI. Memang, sejak ada internet, masyarakat yang awalnya sebagai penikmat konten sekarang jadi produsen. Semua konten yang diproduksi koran, televisi, radio, media online, dll juga bisa diproduksi oleh masyarakat. Di google dan medsos a...

Merasa kesepian? Mampir aja ke Taman Jomblo di Bandung

Taman Pasupati yang kemudian lebih dikenal dengan Taman Jomblo menjadi salah satu ruang publik di kota kreatif yang dipilih UNESCO, Bandung. Beragam aktivitas seru dari beberapa komunitas biasa dilakukan di taman ini. Biasanya pada sore hari atau akhir pekan di taman yang terletak di bawah jembatan layang Pasupati ini ramai dikunjungi anak muda. Pada bangku-bangku besar yang di cat aneka warna jadi ajang berkumpul komunitas. Istilah “Taman Jomblo” dibuat sendiri oleh Ridwan Kamil karena keberadaan tempat duduk di taman tersebut yang berbentuk kubus berukuran kecil warna-warni dan hanya muat untuk satu orang. Kubus tersebut juga bisa digunakan sebagai tempat memajang karya seni sesuai dengan tema taman tersebut yang untuk kalangan anak muda. Meski demikian, di sisi lain dari tam...